May 28, 2007

Allah Suka Padamu

P1010010


Allah suka padamu...
Kalau Dia punya dompet, pasti fotomu disimpan didalam-nya,
Kalau Dia punya kulkas, fotomu pasti disimpan di pintunya,
Dia mengirim bunga untukmu setiap musim semi dan matahari terbit setiap
pagi,
Kalau kamu ingin bicara, Dia pasti mau mendengarkan.
Sebenarnya Dia bisa tinggal dimana saja di alam semesta ini,
dan Dia memilih hatimu. Terima saja sobat, Dia tergila-gila padamu!
Kayak nya mungkin kamu susah sekali percaya bahwa Allah mengenal namamu.
Dia benar benar mengenal namamu (Yes45:3-4) .
Tertulis ditelapak tangan-Nya,diucapkan dengan mulut-Nya,
Dibisikkan dengan bibir-Nya, Namamu.
Hati kita tidak cukup besar untuk memuat semua berkat yang ingin Allah
berikan.

Jadi, coba ini :
Kalau matahari terbit membuatmu begitu takjub sampai menahan nafas,
atau bunga bunga dipadang membuatmu begitu terpesona,
sampai tidak bisa berkata kata tetaplah seperti itu.
Tidak perlu mengatakan apa-apa dan dengarkan sorga berbisik,
"Kau suka itu? Aku melakukannya hanya untukmu"
Kalau kita saja suka memberi hadiah hadiah untuk menunjukkan kasih
sayang kita,apalagi Dia?

Bisa saja Dia biarkan bumi ini datar dan berwarna abu-abu, tapi Dia tidak
begitu.
Dipercikan-Nya warna jingga pada matahari terbit,
Dan diberi-Nya warna biru pada langit.
Dan kalau kamu suka melihat sekawanan angsa yang sedang berkumpul,
kamu juga pasti bisa melihatNya.

Apa Dia harus menjadikan bulu ekor musang empuk dan lembutnya?
Apa Dia harus membuat burung- burung berkicau?
Dan lucunya ayam berjalan tergopoh gopoh.
Atau dasyatnya gelegar guntur ? Mengapa Dia memberi aroma bagi bunga?
Mengapa Dia memberi rasa pada makanan?
Mungkinkah itu semua karena Dia suka sekali melihat raut wajahmu?
Jadi berjanjilah, kamu tidak akan lupa,
bahwa kamu bukan suatu kebetulan atau kejadian.. kamu adalah karunia bagi
dunia.
Karya seni sorgawi, tanda tangan Allah.

(Engkau menenunku didalam kandungan ibuku, Mazmur 139:13)
kamu ditenun/rajutNya, Kamu bukan produksi massal, kamu bukan hasil buatan
mesin.
Kamu dirancang secara khusus, diberi karunia khusus,dan ditempatkan didunia
ini dengan penuh kasih..
oleh sang Pencipta Agung.

MenurutNya kamu adalah hal terindah yang melesat turun dari puncak dalam
sekejap.
Menolehlah kepinggir jalan, lihat,
Allah sedang bersorak sorak memberimu dukungan dalam lomba lari.
Coba lihat ke depan ke garis akhir,
lihat Allah sedang bertepuk tangan memuji langkahmu.

Allah ada bagimu
Kalau Allah punya kalender,pasti tanggal ulang tahunmu sudah di lingkari.
Kalau Dia menyetir mobil, pasti namamu sudah tertulis di bemperNya,
Kalau ada pohon di sorga, pasti Dia sudah mengukir namamu dibatangnya.
Mungkin kamu tidak mau menggangu Allah dengan lukamu.
Tetapi "Dia yang memelihara kamu" ( 1 Petrus 5:7 )

Dia menunggumu, untuk memelukmu. dalam keberhasilan dan kegagalanmu.
Bapa Sorgawi sangat menyayangimu dan hanya ingin memberikan kasih-Nya
kepadamu.
Tanpa dibatasi oleh waktu, Allah melihat kita semua.
Gelandangan & anak terlantar, semuanya.
Dia melihat kita sebelum kita dilahirkan. Dan Dia suka dengan semua yang
dilihatNya.
Dengan luapan emosi, penuh kebanggaan,sang Pencipta bintang itu menoleh ke
arah kita,
satu persatu dan mengatakan "Engkau anakKu, Aku sangat mengasihimu"

Aku tahu, suatu hari nanti, engkau akan berpaling dariKu
dan menjauh. Tetapi Aku ingin engkau tahu,Aku telah menyediakan jalan
pulang bagimu.
Kamu telah memikat hati Allah. Dia tidak sanggup hidup tanpamu.
Impian Allah, membawamu dengan denganNya.
Dan jalan menuju salib, memberitahu kita, sejauh apa jalan yang Allah
tempuh
untuk memanggil kita kembali kepadaNya.
"Apa yang bisa membuatKu berhenti mengasihimu?"tanya Allah.
"Ingin tahu berapa lama kasihKu akan bertahan?
Lihat saja, Aku bicara dalam bahasamu,tidur diduniamu, dan merasakan
sakitmu.
temukan jawabannya diatas kayu salib itu,di atas bukit berbatu itu.
Itulah bukti besarnya kasihKu kepadamu"

Masih banyak yang Allah lakukan selain mengampuni kesalahan kita,
Dia menghapusnya!kita hanya harus membawa kesalahan kita kepadaNya.
Kamu bisa bicara dengan Allah karena Allah pasti mendengarkan.
Biar saja air mata menetes dipipimu Ia akan menyekanya.

Dia telah mengutus malaikat malaikat Nya untuk menjagaimu(Maz.91:11),
Roh KudusNya untuk tinggal didalammu. Gereja Nya untuk mendukung mu
dan pedangNya untuk mempimpin mu.

Sebesar kerinduan mu untuk bertemu dengannya,
lebih besar lagi kerinduanNya untuk bertemu denganmu.
Kalau kamu menyetuh hati Allah, pakai lah nama sebutan yang paling Ia sukai

panggil dia "Bapa"

Menurut Allah, kamu indah!
(by Max Lucado)

                            

May 23, 2007

seorang pembunuh? (sedih deh)


Oleh : Reza Gardino

Terus terang, meski sudah beberapa kali mengadakan penelitian Kriminal
di LP, pengalaman kali ini adalah pengalaman pertama saya ngobrol langsung dengan seseorang yang didakwa kasus pembunuhan berencana. Dengan jantung dag dig dug, pikiran saya melayang-layang mengira-ngira gambaran orang yang akan saya temui. Sudah terbayang muka keji hanibal lecter, juga penjahat-penjahat berjenggot palsu ala sinetron, dan gambaran-gambaran pembunuh berdarah dingin lain yang sering saya temui di cerita TV.

Well, akhirnya setelah menunggu sekian lama berharap-harap cemas, salah satu sipir membawa seorang anak kehadapan saya.Yup, benar seorang anak berumur 8 tahun. Tingginya tidak lebih dari pinggang orang dewasa dengan wajah yang diliputi senyum malu-malu. Matanya teduh dengan gerak-gerik yang sopan.

Saya pun membaca berkas kasusnya yang diserahkan oleh sipir itu. Sebelum masuk penjara ternyata ia adalah juara kelas di sekolahnya, juara menggambar, jago bermain suling, juara mengaji dan azan di tingkat kanak-kanak. Kemampuan berhitungnya lumayan menonjol. Bahkan dari balik sekolah di dalam penjara pun nilai sekolahnya tercatat kedua terbesar tingkat provinsi. Lantas kenapa ia sampai membunuh? Dengan rencana pula?

Kasus ini terjadi ketika Arif sebut saja nama anak ini begitu, belum
genap berusia tujuh tahun. Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar
belakangnya karena si ayah enggan membayar uang 'keamanan' yang begitu tinggi.
Berita ini rupanya sampai di telinga Arif. Malam esok harinya setelah ayahnya dikebumikan ia mendatangi tempat mangkal preman tersebut. Bermodalkan pisau dapur ia menantang orang yang membunuh ayahnya.

"siapa yang bunuh ayah saya!" teriaknya kepada orang yang ada di tempat itu.

"Gue terus kenapa?" ujar kepala preman yang membunuh ayahnya sambil
disambut gelak tawa di belakangnya.

Tanpa banyak bicara anak kecil itu sambil melompat menghunuskan pisau ke perut si preman. Dan tepat mengenai ulu hatinya, pria berbadan besar itu jatuh tersungkur ke tanah. Arif pun langsung lari pulang ke rumah setelahnya. Akhirnya selesai sholat subuh esok paginya ia digelandang ke kantor polisi.

"Arif nih sering bikin repot petugas di Lapas!" ujar kepala lapas yang
ikut menemani saya mewawancarai arif sambil tersenyum. Ternyata sejak di penjara dua tahun lalu. Anak ini sudah tiga kali melarikan diri dari selnya. Dan caranya pun menurut saya tergolong ajaib.

Pelarian pertama dilakukannya dengan cara yang tak terpikirkan siapapun.
Setiap pagi sampah-sampah dari Lapas itu di jemput oleh mobil
kebersihan.
Sadar akan hal ini, diam-diam Arif menyelinap ke dalam salah satu
kantung sampah. Hasilnya 1-0 untuk Arif. Ia berhasil keluar dari penjara.

Pelarian kedua lebih kreatif lagi. Anak yang doyan baca ini pernah
membaca artikel tentang fermentasi makanan tape (ingat loh waktu wawancara usianya baru 8 tahun). Dari situ ia mendapat informasi bahwa tape mengandung hawa panas yang bersifat destruktif terhadap benda keras. Kebetulan pula di Lapas anak ini disediakan tape uli dua kali dalam seminggu. Setiap disediakan tape, arif selalu berpuasa karena jatah tape itu dibalurkannya ke dinding tembok sel tahanannya. Hasilnya setelah empat bulan, tembok penjara itu menjadi lunak seperti tanah liat. Satu buah lubang berhasil dibuatnya.
2-0 untuk arif. Ia keluar penjara ke dua kalinya.

Pelarian ke tiganya dilakukan ala Mission Imposible. Arif yang ditugasi membersihkan kamar mandi melihat ember sebagai sebuah solusi. Besi yang berfungsi sebagai pegangan ember itu di simpannya di dalam kamarnya. Tahu bahwa dirinya sudah diawasi sangat ketat, Arif memilih tempat persembunyian paling aman sebelum memutuskan untuk kabur. Ruang kepala Lapas menjadi pilihannya. Alasannya jelas, karena tidak pernah satu pun penjaga berani memeriksa ruangan ini. Ketika tengah malam ia menyelinap keluar dengan menggunakan besi pegangan ember untuk membuka pintu dan gembok. Jangan tanya saya bagaimana caranya, pokoknya tahu-tahu ia sudah di luar. 3-0 untuk Arif.

Lantas kenapa ia bisa tertangkap lagi? Rupanya kepintaran itu masih
berada di sebuah kepala bocah. Pelarian-pelarianny a didorong dari rasa kangennya terhadap ibunya. Anak ini keluar dari penjara hanya untuk ke rumah sang ibunda tercinta. Jadi dari Lapas tanggerang ia menumpang-numpang mobil omprengan dan juga berjalan kaki sekian kilometer dengan satu tujuan, pulang!

Karena itu pula pada pelarian Arif yang ketiga, kepala Lapas yang juga
seorang ibu ini meminta anak buahnya untuk tidak segera menjemput Arif. Hasilnya dua hari kemudian Arif kembali lagi ke lapas sambil membawa surat untuk kepala Lapas yang ditulisnya sendiri.

Ibu kepala Arif minta maaf, tapi Arif kangen sama ibu Arif. Tulisnya
singkat.

Seorang anak cerdas yang harus terkurung dipenjara. Tapi, saya tidak
lantas berpikir bahwa ia tidak benar-benar bersalah dan harus dibebaskan.
Bagaimanapun juga ia telah menghilangkan nyawa seseorang. Tapi saya
hanya berandai-andai jika saja, polisi bertindak cepat menangkap pembunuh si ayah (secepat polisi menangkap si Arif) pastinya saat ini anak pintar dan rajin itu tidak akan berada di tempat seperti ini. Dan kreativitasnya yang tinggi itu bisa berguna untuk hal yang lain. Sayangnya si Arif itu cuma anak pedagang sayur miskin sementara si preman yang dibunuhnya selalu setia menyetor kepada pihak berwajib setempat. Itulah yang namanya keadilan Indonesia !

Sonet 29 - Shakespeare

_dsc1669a_1

When, in disgrace with fortune and men's eyes,
I all alone beweep my outcast state
And trouble deaf heaven with my bootless cries
And look upon myself and curse my fate,
Wishing me like to one more rich in hope,
Featured like him, like him with friends possess'd,
Desiring this man's art and that man's scope,
With what I most enjoy contented least;
Yet in these thoughts myself almost despising,
Haply I think on thee, and then my state,
Like to the lark at break of day arising
From sullen earth, sings hymns at heaven's gate;
For thy sweet love remember'd such wealth brings
That then I scorn to change my state with kings.

April 26, 2007

With A Flower - Emily Dickinson

I hide myself within my flower,
That wearing on your breast,
You, unsuspecting, wear me too --
And angels know the rest.

I hide myself within my flower,
That, fading from your vase,
You, unsuspecting, feel for me
Almost a loneliness.
_d_another_rose_for_u

She Walks in Beauty

She walks in beauty, like the night
Of cloudless climes and starry skies;
And all that's best of dark and bright
Meet in her aspect and her eyes:
Thus mellowed to that tender light
Which heaven to gaudy day denies.

One shade the more, one ray the less,
Had half impaired the nameless grace
Which waves in every raven tress,
Or softly lightens o'er her face;
Where thoughts serenely sweet express
How pure, how dear their dwelling place.

And on that cheek, and o'er that brow,
So soft, so calm, yet eloquent,
The smiles that win, the tints that glow,
But tell of days in goodness spent,
A mind at peace with all below,
A heart whose love is innocent!

- Lord Byron_dsc2957

April 25, 2007

10,000

Ten thousand flowers in spring,
the moon in autumn,
a cool breeze in summer,
snow in winter.

If your mind isn't clouded
by unnecessary things,
this is the best season of your life.

song of the flowers

I am a kind word uttered and repeated
By the voice of Nature;
I am a star fallen from the
Blue tent upon the green carpet.
I am the daughter of the elements
With whom Winter conceived;
To whom Spring gave birth; I was
Reared in the lap of Summer and I
Slept in the bed of Autumn.


At dawn I unite with the breeze
To announce the coming of light;
At eventide I join the birds
In bidding the light farewell.


The plains are decorated with
My beautiful colors, and the air
Is scented with my fragrance.


As I embrace Slumber the eyes of
Night watch over me, and as I
Awaken I stare at the sun, which is
The only eye of the day.


I drink dew for wine, and hearken to
The voices of the birds, and dance
To the rhythmic swaying of the grass.


I am the lover's gift; I am the wedding wreath;
I am the memory of a moment of happiness;
I am the last gift of the living to the dead;
I am a part of joy and a part of sorrow.


But I look up high to see only the light,
And never look down to see my shadow.
This is wisdom which man must learn.

April 23, 2007

Menurut kamu...cinta itu apa sayangku?


Semalem sebelum bobo, aku dan sayangku ngobrol ngalor ngidul..
Trus aku tanya...
'sayang, menurut kamu cinta itu apa?'
Dengan muka lucunya dia jawab....
'gak tau...menurut kamu?'
(hahahah sebel gak sih dia bilang cinta sama aku tapi gak tau cinta itu apa...payah...hehehe)
Dia sembari megangin kakiku, elus elus...tapi mukanya bingung mau ngomong cinta itu apa...
Trus aku bilang...
'kalo cinta itu benih, kan harus di sirami, pupuk supaya tumbuh dengan baik...'
langsung setuju dia, 'iya setuju-setuju'
Trus aku tanya apa lagi....
'jadi cinta kita benih pohon apa?'
Hmmm dia mikir lagi...
Aku juga sembari mikir...apa ya...
eh dia bilang...
'cinta kita kayak tanaman rambat yang sebenernya gak ada gunanya, tapi canti bunganya, trus bisa nutupin tembok yag jelek supaya kelihatan cantik...'
hahhhahahah
aku setuju!!! soalnya aku juga mikir gitu...cinta kita tanaman rambat...yg indah yg berbunga biru muda, nutupin tembok yg bopak karena plesternya hilang, merambati kawat untuk memberi kerindangan, tapi tanaman itu 'gak berguna'...

so cinta kami itu bagai pohon rambat yg gak berguna, tapi indah heheheheh

Kata Slamet Rahardjo....!

Semalam di 'surprise party' nya Mbak Ratna Riantiarno yang ke 55, banyak muka-muka terkenal yang memang benar-benar terkenal dari aku masih kecil dan juga 'celebrity' kini.
Jajang C Noor, Henky Sulaiman, Eros Djarot , Samuel Wattimena, Debra Yatim, Wulan Guritno, Olga Lidyadan masih banyak lagi.

Tapi yang paling menyenangkan adalah..... ini dia...
Slamet Rahardjo....wah udah aktor paling cakep menurut aku dan masih tetep cakep, juga menurut aku...heheheh
dia bilang ke aku......
"ini dia Koeswoyo yang paling cantik"

waaaaaaaaaaaaaaaaaaa seneng gak sih!!!!!!!!!!!!
aku langsung super super super senang!!! dan aku peluk Mas Slamet sembari bilang bahwa Mas Slamet masih TETAP aktor TerGANTENG yang aku pernah lihat di perfilman Indonesia!!!!

Happy banget gak sih di bilang cantik sama SLAMET RAHARDJO?!
Kata Slamet Rahardjo aku cantik.....CIHUY!!!!

* GR gak sih aku.....
:)

April 18, 2007

LOVE


by Rabia al Basri

I have loved Thee with two loves -
a selfish love and a love that is worthy of Thee.
As for the love which is selfish,
Therein I occupy myself with Thee,
to the exclusion of all others.
But in the love which is worthy of Thee,
Thou dost raise the veil that I may see Thee.
Yet is the praise not mine in this or that,
But the praise is to Thee in both that and this.